5 Model Kandang Kelinci Rumahan dan Kriteria Kandang Yang Sehat

shares |

5 Model Kandang Kelinci Rumahan - Kelinci merupakan hewan yang sangat digemari oleh orang – orang di Indonesia. Kelinci ada dua macam, yang pertama adalah kelinci pedaging yang dipelihara untuk dijadikan sebagai hewan ternak dan dimanfaatkan dagingnya untuk diolah menjadi masakan. Kelinci pedaging ini dipelihara dengan tujuan untuk menambah berat badannya. Intinya kelinci pedaging ini dipelihara untuk digemukkan. Kelinci pedaging ini nantinya disembelih kemudian diambil dagingnya untuk dimasak. Berbagai masakan yang berbahan dasar daging kelinci diantaranya sate kelinci, tongseng, bakso, dan masih banyak lagi masakan yang terbuat dari daging kelinci.

Jenis kelinci kedua yang digemari oleh orang Indonesia adalah kelinci hias. Sesuai dengan namanya, kelinci ini memang dipelihara untuk dinikmati keindahannya. Kelinci yang termasuk kelinci hias diantaranya kelinci anggora, kelici rex, kelinci mini rex, dan masih banyak lagi. Kelinci hias ini harus dirawat secara khusus untuk menjaga keindahan fisiknya, terutama bulunya. Kebanyakan kelinci hias memiliki bulu panjang dan harus sering disisir atau disikat supaya bulu kelinci hias ini tidak kusut. Beberapa kelinci hias juga diikutkan dalam kontes binatang peliharaan, dan apabila menang maka harga jualnya akan meningkat berkali – kali lipat.

Memelihara kelinci sebenarnya gampang – gampang susah. Kelinci merupakan hewan yang jinak serta mudah dilatih, namun di balik itu semua kelinci juga merupakan hewan yang mudah stress jika terlalu tertekan. Di habitat aslinya, kelinci merupakan hewan yang bebas bercengkerama dengan kelinci satu koloninya. Bahkan kelinci juga sering membuat lubang terutama kelinci betina yang sedang hamil. Tujuan pembuatan lubang oleh kelinci ini adalah untuk berlindung dari serangan predator yang mungkin memangsanya.

Kelinci juga merupakan hewan yang memiliki sifat teritorial, artinya kelinci akan menandai wilayah kekuasaannya dan tidak suka apabila ada kelinci lain yang masuk ke dalam wilayah atau bergabung dengan koloninya. Kelinci yang masih membawa sifat ini adalah kelinci betina, kelinci jantan tidak terlalu menujukkan sifat seperti ini dan cenderung lebih welcome kepada pendatang baru. Uniknya, kelinci betina menandai wilayah kekuasaannya dengan menggunakan bau kencingnya.

Itulah sedikit informasi tentang kelinci secara umum, yang mungkin belum Anda ketahui. Pada kesempatan ini kami juga ingin berbagi informasi mengenai berbagai macam bentuk kandang kelinci yang bisa digunakan untuk memelihara kelinci di rumah. Jika Anda ingin memelihara kelinci namun belum tahu ingin membuat kandang yang seperti apa, teruskanlah membaca artikel ini sampai habis.

Kriteria Kandang Kelinci Yang Sehat Dan Baik Untuk Ternak

Kandang kelinci yang baik haruslah memenuhi beberapa kriteria. Kriteria kandang kelinci yang baik antara lain memenuhi unsur ukuran, kenyamanan, ketersediaan pangan, dan sanitasi. Berikut ini penjelasan dari setiap kriteria kandang kelinci yang baik.

1. Ukuran Kandang Kelinci

Hal pertama atau kriteria pertama yang harus dipenuhi untuk membuat kandang kelinci yang baik adalah ukurannya. Ukuran ini akan sangat berpengaruh terhadap kebebasan gerak kelinci itu sendiri. Kandang yang terlalu kecil akan menghalangi kebebasan kelinci untuk bergerak dan bisa membuatnya stress karena merasa tertekan akan lingkungannya yang sempit.

Ukuran kandang yang terlampau besar tidak berpengaruh kepada kelinci, namun pengaruhnya lebih kepada manusia yang memelihara kelinci dan memiliki kandang tersebut. Kandang yang ukurannya terlalu besar bisa memakan lahan atau makan tempat dan membuat orang – orang menjadi kurang nyaman akan kehadiran kandang kelinci yang terlalu besar tersebut.

Ukuran kandang kelinci yang ideal adalah beukuran tiga kali lebih besar dibandingkan dengan ukuran tubuh kelinci. Ukuran ini ideal karena kelinci bisa bebas bergerak dan juga tidak mengganggu kenyamanan bagi orang – orang yang berada di sekitar kandang tersebut.

2. Kenyamanan

Kriteria kedua kandang kelinci yang baik adalah kandang yang nyaman. Kenyamanan ini dipengaruhi oleh dua faktor yaitu faktor dari luar kandang dan yang kedua adalah faktor dari dalam kandang. Kedua faktor ini saling dukung untuk menciptakan suasana yang nyaman bagi kelinci yang Anda pelihara.

Kenyamanan yang berasal dari luar kandang antara lain udara yang sejuk, suasana yang tenang, serta jauh dari kebisingan dan hiruk pikuk orang. Jika kandang kelinci ditempatkan di tempat yang panas serta bising oleh hiruk pikuk orang beraktivitas, biasanya kelinci akan mudah mengalami stress, mudah sakit, dan kemudian mati tiba – tiba.

Sedangkan yang kedua merupakan kenyamanan yang berasal dari dalam kandang. Faktor yang mendukung kenyamanan kelinci di dalam kandang adalah terletak pada pemilihan bahan yang digunakan untuk membuat kandang. Pada bagian bawah kandang sebaiknya terbuat dari bahan yang tidak terlalu keras karena kaki kelinci diciptakan bukan untuk berpijak di tempat yang keras. Kelinci yang terlalu sering menginjak permukaan keras akan mudah mengalami sore hocks.

Sore hocks adalah keadaan dimana bulu – bulu di sekitar telapak kaki kelinci rontok sedikit demi sedikit. Kemudian kulit yang bulunya telah rontok tadi akan muncul kerak berwarna putih, lama – lama akan menebal.

3. Ketersediaan Pakan

Faktor yang ketiga dari kriteria kandang kelinci yang baik adalah ketersediaan pakan, lebih tepatnya adalah ketersediaan tempat untuk menaruh pakan serta minum untuk kelinci. Kelinci juga makhluk hidup yang membutuhkan pakan serta minum untuk tetap bertahan hidup. Sebagiknya sediakan tempat yang ada di dalam kandang untuk menaruh pakan dan juga minum untuk kelinci.

Wadah pakan dan minum ini harus dibersihkan dan dicuci secara rutin apabila sudah terlihat kotor. Hal ini juga bertujuan untuk menjaga kesehatan kelinci dan mencegah tertularnya penyakit kepada kelinci yang sedang Anda pelihara di dalam kandang.

4. Sanitasi

Kriteria terakhir dari kandang kelinci yang baik adalah adanya sanitasi. Sanitasi adalah pembuangan kotoran. Kotoran yang dikeluarkan oleh kelinci harus segera dibuang dan tidak boleh terinjak – injak oleh kelinci, hal ini sungguh tidka sehat.

Untuk bisa membuang kotoran dengan baik, pada bagian bawah kandang sebaiknya diberi bak penampung untuk menampung kotoran kelinci yang kapan saja bisa keluar. Kotoran kelinci ini akan mengalir dair sela – sela kandang di bagian bawah menuju bak penampungan kotoran. Bak penampungan kotoran ini juga harus sering dibersihkan.

5 Model Kandang Kelinci Rumahan

Setelah Anda mengetahui kritetia kandang kelinci yang baik, sekarang Anda bisa melihat 5 model kandang kelinci rumahan di bawah ini. Semoga Anda mendapatkan inspirasi akan membuat kandang seperti apa setelah melihat 5 model kandang kelinci rumahan di bawah ini.

1. Model Kandang Kelinci Modern

Rabbit Cage Modern - 5 Model Kandang Kelinci Rumahan dan Kriteria Kandang Yang Sehat

2. Model 2
3. Model 3
4. Model 4
5. Model 5

Sekian dari kami artikel berjudul 5 model kandang kelinci rumahan yang bisa menjadi inspirasi untuk Anda. Terima kasih atas perhatian Anda, sampai jumpa.

Related Posts

0 comments:

Post a Comment