Monday, March 13, 2017

5 Model Kandang Kelinci Rumahan dan Kriteria Kandang Yang Sehat

5 Model Kandang Kelinci Rumahan - Kelinci merupakan hewan yang sangat digemari oleh orang – orang di Indonesia. Kelinci ada dua macam, yang pertama adalah kelinci pedaging yang dipelihara untuk dijadikan sebagai hewan ternak dan dimanfaatkan dagingnya untuk diolah menjadi masakan. Kelinci pedaging ini dipelihara dengan tujuan untuk menambah berat badannya. Intinya kelinci pedaging ini dipelihara untuk digemukkan. Kelinci pedaging ini nantinya disembelih kemudian diambil dagingnya untuk dimasak. Berbagai masakan yang berbahan dasar daging kelinci diantaranya sate kelinci, tongseng, bakso, dan masih banyak lagi masakan yang terbuat dari daging kelinci.

Jenis kelinci kedua yang digemari oleh orang Indonesia adalah kelinci hias. Sesuai dengan namanya, kelinci ini memang dipelihara untuk dinikmati keindahannya. Kelinci yang termasuk kelinci hias diantaranya kelinci anggora, kelici rex, kelinci mini rex, dan masih banyak lagi. Kelinci hias ini harus dirawat secara khusus untuk menjaga keindahan fisiknya, terutama bulunya. Kebanyakan kelinci hias memiliki bulu panjang dan harus sering disisir atau disikat supaya bulu kelinci hias ini tidak kusut. Beberapa kelinci hias juga diikutkan dalam kontes binatang peliharaan, dan apabila menang maka harga jualnya akan meningkat berkali – kali lipat.

Memelihara kelinci sebenarnya gampang – gampang susah. Kelinci merupakan hewan yang jinak serta mudah dilatih, namun di balik itu semua kelinci juga merupakan hewan yang mudah stress jika terlalu tertekan. Di habitat aslinya, kelinci merupakan hewan yang bebas bercengkerama dengan kelinci satu koloninya. Bahkan kelinci juga sering membuat lubang terutama kelinci betina yang sedang hamil. Tujuan pembuatan lubang oleh kelinci ini adalah untuk berlindung dari serangan predator yang mungkin memangsanya.

Kelinci juga merupakan hewan yang memiliki sifat teritorial, artinya kelinci akan menandai wilayah kekuasaannya dan tidak suka apabila ada kelinci lain yang masuk ke dalam wilayah atau bergabung dengan koloninya. Kelinci yang masih membawa sifat ini adalah kelinci betina, kelinci jantan tidak terlalu menujukkan sifat seperti ini dan cenderung lebih welcome kepada pendatang baru. Uniknya, kelinci betina menandai wilayah kekuasaannya dengan menggunakan bau kencingnya.

Itulah sedikit informasi tentang kelinci secara umum, yang mungkin belum Anda ketahui. Pada kesempatan ini kami juga ingin berbagi informasi mengenai berbagai macam bentuk kandang kelinci yang bisa digunakan untuk memelihara kelinci di rumah. Jika Anda ingin memelihara kelinci namun belum tahu ingin membuat kandang yang seperti apa, teruskanlah membaca artikel ini sampai habis.

Kriteria Kandang Kelinci Yang Sehat Dan Baik Untuk Ternak

Kandang kelinci yang baik haruslah memenuhi beberapa kriteria. Kriteria kandang kelinci yang baik antara lain memenuhi unsur ukuran, kenyamanan, ketersediaan pangan, dan sanitasi. Berikut ini penjelasan dari setiap kriteria kandang kelinci yang baik.

1. Ukuran Kandang Kelinci

Hal pertama atau kriteria pertama yang harus dipenuhi untuk membuat kandang kelinci yang baik adalah ukurannya. Ukuran ini akan sangat berpengaruh terhadap kebebasan gerak kelinci itu sendiri. Kandang yang terlalu kecil akan menghalangi kebebasan kelinci untuk bergerak dan bisa membuatnya stress karena merasa tertekan akan lingkungannya yang sempit.

Ukuran kandang yang terlampau besar tidak berpengaruh kepada kelinci, namun pengaruhnya lebih kepada manusia yang memelihara kelinci dan memiliki kandang tersebut. Kandang yang ukurannya terlalu besar bisa memakan lahan atau makan tempat dan membuat orang – orang menjadi kurang nyaman akan kehadiran kandang kelinci yang terlalu besar tersebut.

Ukuran kandang kelinci yang ideal adalah beukuran tiga kali lebih besar dibandingkan dengan ukuran tubuh kelinci. Ukuran ini ideal karena kelinci bisa bebas bergerak dan juga tidak mengganggu kenyamanan bagi orang – orang yang berada di sekitar kandang tersebut.

2. Kenyamanan

Kriteria kedua kandang kelinci yang baik adalah kandang yang nyaman. Kenyamanan ini dipengaruhi oleh dua faktor yaitu faktor dari luar kandang dan yang kedua adalah faktor dari dalam kandang. Kedua faktor ini saling dukung untuk menciptakan suasana yang nyaman bagi kelinci yang Anda pelihara.

Kenyamanan yang berasal dari luar kandang antara lain udara yang sejuk, suasana yang tenang, serta jauh dari kebisingan dan hiruk pikuk orang. Jika kandang kelinci ditempatkan di tempat yang panas serta bising oleh hiruk pikuk orang beraktivitas, biasanya kelinci akan mudah mengalami stress, mudah sakit, dan kemudian mati tiba – tiba.

Sedangkan yang kedua merupakan kenyamanan yang berasal dari dalam kandang. Faktor yang mendukung kenyamanan kelinci di dalam kandang adalah terletak pada pemilihan bahan yang digunakan untuk membuat kandang. Pada bagian bawah kandang sebaiknya terbuat dari bahan yang tidak terlalu keras karena kaki kelinci diciptakan bukan untuk berpijak di tempat yang keras. Kelinci yang terlalu sering menginjak permukaan keras akan mudah mengalami sore hocks.

Sore hocks adalah keadaan dimana bulu – bulu di sekitar telapak kaki kelinci rontok sedikit demi sedikit. Kemudian kulit yang bulunya telah rontok tadi akan muncul kerak berwarna putih, lama – lama akan menebal.

3. Ketersediaan Pakan

Faktor yang ketiga dari kriteria kandang kelinci yang baik adalah ketersediaan pakan, lebih tepatnya adalah ketersediaan tempat untuk menaruh pakan serta minum untuk kelinci. Kelinci juga makhluk hidup yang membutuhkan pakan serta minum untuk tetap bertahan hidup. Sebagiknya sediakan tempat yang ada di dalam kandang untuk menaruh pakan dan juga minum untuk kelinci.

Wadah pakan dan minum ini harus dibersihkan dan dicuci secara rutin apabila sudah terlihat kotor. Hal ini juga bertujuan untuk menjaga kesehatan kelinci dan mencegah tertularnya penyakit kepada kelinci yang sedang Anda pelihara di dalam kandang.

4. Sanitasi

Kriteria terakhir dari kandang kelinci yang baik adalah adanya sanitasi. Sanitasi adalah pembuangan kotoran. Kotoran yang dikeluarkan oleh kelinci harus segera dibuang dan tidak boleh terinjak – injak oleh kelinci, hal ini sungguh tidka sehat.

Untuk bisa membuang kotoran dengan baik, pada bagian bawah kandang sebaiknya diberi bak penampung untuk menampung kotoran kelinci yang kapan saja bisa keluar. Kotoran kelinci ini akan mengalir dair sela – sela kandang di bagian bawah menuju bak penampungan kotoran. Bak penampungan kotoran ini juga harus sering dibersihkan.

5 Model Kandang Kelinci Rumahan

Setelah Anda mengetahui kritetia kandang kelinci yang baik, sekarang Anda bisa melihat 5 model kandang kelinci rumahan di bawah ini. Semoga Anda mendapatkan inspirasi akan membuat kandang seperti apa setelah melihat 5 model kandang kelinci rumahan di bawah ini.

1. Model Kandang Kelinci Modern

Rabbit Cage Modern - 5 Model Kandang Kelinci Rumahan dan Kriteria Kandang Yang Sehat

2. Model 2
3. Model 3
4. Model 4
5. Model 5

Sekian dari kami artikel berjudul 5 model kandang kelinci rumahan yang bisa menjadi inspirasi untuk Anda. Terima kasih atas perhatian Anda, sampai jumpa.

Tip Sukses Bisnis Jual Beli Daging Kelinci Dengan Modal Kecil Untung Besar

Tips Jual Beli Daging Kelinci - Indonesia merupakan negara dimana penduduknya sanagt suka menyantap makanan olahan yang terbuat dari daging. Banyak juga jenis daging yang dapat digunakan sebagai bahan baku makanan diantaranya daging ayam, daging sapi, daging kambing, dan daging kelinci. Daging ayam, sapi, dan kambing sudah bisa kita dapatkan dengan mudah di pasar atau di supermarket karena ketiga daging tersebut memang sudah tersedia di sana.

Tip Sukses Bisnis Jual Beli Daging Kelinci Dengan Modal Kecil Untung Besar

Berbanding terbalik dengan daging kelinci yang sangat sulit untuk kita dapatkan di pasar atau di supermarket. Satu – satunya cara apabila kita ingin membeli daging kelinci adalah dengan berkunjung ke lokasi peternakan kelinci pedaging untuk membeli daging kelinci dan disembelih di lokasi atau bisa juga Anda sembelih sendiri di rumah.

Bila dibandingkan dengan negara – negara luar, Indonesia sangatlah ketinggalan zaman dalam hal pasar daging kelinci. Di luar negeri, daging kelinci bisa dibeli dengan mudah di pasar atau di supermarket layaknya daging ayam dan daging sapi. Bahkan ada juga satu toko khusus yang menjual daging kelinci serta berbagai olahan yang berbahan dasar daging kelinci. Masyarakat luar negeri sangat senang mengonsumsi daging kelinci karena daging kelinci memiliki berbagai kelebihan.

Daging kelinci memiliki berbagai kelebihan yang tidak dimiliki oleh daging sapi dan juga daging ayam. Terkstur dari daging kelinci ini lembut dengan serat – serat halus, jadi dalam memakan olahan daging kelinci tidak menyulitkan bagi anak – anak dan lansia. Selain tekstur yang lembut, daging kelinci juga rendah kolesterol dan juga banyak mengandung lemak baik. Oleh karena itu, orang – orang yang menderita penyakit seperti penyakit jantung, kolesterol, dan hipertensi aman mengonsumsi daging kelinci.

Tip Sukses Bisnis Jual Beli Daging Kelinci Dengan Modal Kecil Untung Besar

Pada kesempatan ini kami akan membagikan sedikit tips tentang cara penjualan daging kelinci. Secara di Indonesia ini daging kelinci mulai naik daun namun belum sepopuler daging ayam dan daging kambing. Berikut ini tipsnya.

1. Jadilah Pemasok bagi Rumah Makan

Peminat daging kelinci di Indonesia semakin hari semakin banyak. Terlihat dari bertambahnya rumah makan yang khusus menjual makanan olahan berbahan dasar daging kelinci. Sayangnya, bertambahnya permintaan akan daging kelinci di pasar kurang diimbangi dengan adanya ketersediaan produk. Oleh karena itu, harga daging kelinci menjadi mahal.

Keadaan seperti inilah yang bisa menjadi jalan bisnis untuk Anda. Anda bisa menjadi pemasok daging kelinci untuk rumah – rumah makan yang ada di daerah Anda. Dengan menjadi pemasok daging kelinci untuk rumah makan, setidaknya Anda telah menemukan satu pelanggan tetap yang siap menampung daging kelinci dari peternakan Anda.

Kunci keberhasilan menjadi pemasok daging kelinci untuk rumah makan adalah dengan menjaga kualitas daging yang Anda jual kepada mereka. Apabila kualtas daging yang Anda jual bagus, dan kualitasnya selalu terjaga sepanjang waktu maka konsumen juga akan senang dan tidak pindah ke pemasok daging kelinci lainnya.

Menjual daging kelinci kepada pemilik rumah makan ini berbeda dengan menjual daging kelinci eceran. Harga yang Anda patok sebaiknya jangan terlalu tinggi, standar pemasok saja. Hal ini juga menjadi pertimbangan pemilik rumah makan karena harga dari daging kelinci yang dibelinya akan berdampak pula pada harga jual yang akan diterapkan kepada para pembeli. Harga olahan daging kelinci yang terlalu tinggi juga bisa membuat pelanggan kabur karena kapok akan kemahalan harga yang ditawarkan oleh penjual.

2. Mengolah Daging Kelinci

Tips kedua yang bisa Anda coba untuk memasarkan daging kelinci adalah dengan menjadikannya makanan yang siap makan. Artinya daging kelinci yang akan Anda jual tidak dalam keadaan segar, melainkan sudah dimasak dan dibumbui. Ada berbagai macam olahan daging kelinci yang bisa Anda buat seperti bakso kelinci, sate kelinci, tongseng kelinci, dan steak kelinci.

Memasarkan daging kelinci dalam bentuk olahan ini dapat meningkatkan harga jual dibandingkan dengan menjual daging kelinci segar kepada pemilik rumah makan. Dalam menjual makanan hasil olahan daging kelinci ini, Anda dituntut untuk menjadi kreatif. Anda harus berinovasi dengan daging kelinci dan menjadikan makanan olahan dari daging kelinci ini digemari oleh masyarakat mulai dari anak – anak, remaja, orang dewasa, hingga lansia.

Saat yang tepat untuk memulai bisnis olahan daging kelinci adalah saat ini juga. Pesaing masih belum banyak, jadi Anda memiliki pasar yang masih luas. Bisnis olahan daging kelinci ini diprediksikan akan memiliki masa depan yang cerah, karena orang Indonesia sata ini sudah mulai menerapkan pola hidup sehat. Faktanya, daging kelinci lebih sehat dibandingkan dengan daging ayam dan sapi karena daging kelinci mengandung lebih sedikit lemak.

Daging kelinci juga dipercaya bisa mengobati penyakit tertentu. Hal ini juga menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen yang ingin mengobati penyakitnya. Khasiat lain dari daging kelinci adalah daging kelinci dipercaya bisa meningkatkan vitalitas bagi pria dewasa. Hal ini juga bisa menjadi faktor pendukung kesuksesan bisnis yang akan Anda jalani nantinya.

Kunci kesuksesan dalam berbisnis makanan olahan berbahan dasar daging kelinci adalah kesabaran, promosi, dan kreativitas. Anda harus sabar dalam mengolah daging kelinci karena ukuran tubuh kelinci ini kecil, jadi Anda harus teliti dalam mengolah daging ini. Kemudian promosi, mengingat usaha Anda yang masih baru dan belum banyak dikenal orang, Anda harus rajin mempromosikan usaha atau bisnis Anda. Ada berbagai media yang bisa digunakan untuk mempromosikan bisnis baru Anda misalnya surat kabar, pamflet, brosur, dan media sosial.

Kreativitas sangat dibutuhkan dalam bisnis olahan daging kelinci ini. Anda harus bisa menciptakan menu – menu yang disukai oleh para konsumen dan membuat konsumen ingin terus datang ke tempat Anda untuk mendapatkan makanan berbahan dasar kelinci. Cara untuk mendapatkan ide dalam penciptaan menu mudah saja, Anda bisa searching di internet atau di media sosial tentang makanan yang terbuat dari daging kelinci.

Itulah tips dari kami tentang bagaimana jual beli daging kelinci saat ini. Jangan takut untuk mulai berbisnis karena orang – orang tidak akan membayar rasa takut Anda. Sekian dari kami, semoga tips dari kami ini bisa menjadi pencerahan untuk Anda.

Harga Kelinci Pedaging Saat ini dan Cara Budidaya Ternak Yang Benar

Harga Kelinci Pedaging Saat Ini - Kelinci merupakan jenis hewan yang sekarang ini mulai populer untuk diternakkan. Kelinci terdiri dari dua jenis, yang pertama adalah kelinci pedaging yaitu kelinci yang dipelihara atau diternakkan dengan tujuan untuk diambil dagingnya lalu dijadikan sebagai bahan pangan. Kelinci ini banyak diburu oleh para pengusaha kuliner khususya kuliner yang berbahan dasar daging kelinci. Olahan yang cukup populer adalah kuliner sate kelinci yang banyak kita temui di daerah dataran tinggi.

Harga Kelinci Pedaging Saat ini dan Cara Budidaya Ternak Yang Benar

Jenis kelinci yang kedua adalah kelinci hias, kelinci ini memiliki perbedaan yang mendasar dengan kelinci pedaging. Kelinci hias dipelihara untuk memenuhi hasrat para pehobi kelinci yang menggemari keindahan fisik dari kelinci hias. Biasanya kelinci hias memiliki bulu panjang yang indah. Perawatan kelinci hias juga berbeda dengan kelinci pedaging, kelinci hias harus sering dibersihkan dan disisir bulunya supaya tidak kusut. Sedangkan kelinci pegading hanya membutuhkan perawatan strandar seperti pemberian pakan dan pembersihan kandang.

Harga Kelinci Pedaging Saat ini

Pada artikel kali ini, kami akan membahas tentang kelinci pedaging yang sekarang mulai populer di Indonesia. Beberapa tahun terakhir, kuliner yang berbahan dasar daging kelinci mulai naik daun dan banyak penggemarnya. Sayang sekali naik daunnya kuliner yang berbahan dasar daging kelinci ini tidak diimbangi oleh bertambahnya usaha peternakan kelinci, bertambahpun tidak banyak. Oleh karena itu, harga daging kelinci di pasaran masih tergolong mahal.

Daging kelinci yang sudah bersih dan siap olah dijual dengan harga mencapai Rp 40.000 untuk setiap kilogramnya. Prinsip ekonomi memang berlaku di pasar secara umum, begitu juga dengan pasaran daging kelinci. Semakin tinggi permintaan maka akan semakin tinggi pula harga yang ditawarkan oleh penjual. Saat daging kelinci belum naik daun seperti sekarang ini, harga kiloan untuk daging kelinci bisa didapatkan dengan harga yang lebih murah.

Sedangkan untuk induk kelinci pedaging dijual dengan harga rata – rata Rp 70.000 – Rp 250.000 untuk setiap pasangnya. Harga jual sepasang kelinci pedaging akan semakin mahal apabila kualitas yang ditawarkan juga semakin baik. Hal ini sudah barang tentu karena pasar menganut prinsip “Ada harga ada kualitas”. Jadi Anda harus siap dana lebih jika menginginkan sesuatu dengan kualitas yang baik.

Beternak kelinci merupakan salah satu bisnis yang keuntungannya besar dan hasilnya pasti. Kalau rugi pun pasti tidak banyak. Kelinci merupakan mamalia yang sangat produktif. Seekor kelinci betina bisa beranan 6 – 8 kali dalam setahun dan dalam setiap kali beranak dapat menghasilkan 7 – 12 anak sekaligus. Dari satu ekor induk kelinci saja Anda bisa mendapatkan kurang lebih 100 ekor anakan kelinci. Jika anak kelinci tersebut Anda besarkan dengan baik, tidak menutup kemungkinan bahwa Anda akan menuai kesuksesan dalam waktu cepat.

Modal yang dibutuhkan untuk memulai usaha peternakan kelinci pedaging dengan 5 pasang induk adalah sekitar 1 juta rupiah. Modal ini bisa dibilang sedikit mengingat keuntungan yang nantinya bisa Anda peroleh. Dari 5 pasang kelinci pedaging ini, Anda bisa mendapatkan 100 ekor anak kelinci dalam waktu dua bulan saja. Dan apabila setiap anak kelinci memiliki daging seberat 1,5 kilogram, berapa omzet dan juga keuntungan yang akan Anda dapatkan?

Kunci kesuksesan beternak kelinci adalah adanya keseriusan dan juga ketelatenan dari Anda sebagai peternak. Kelinci merupakan hewan yang rentan sekali mengalami stress apabila lingkungan tempat tinggalnya tidak kondusif. Tempat yang tepat untuk beternak kelinci adalah di daerah pegunungan atau perbukitan, lebih tepatnya di daerah dataran tinggi. Karena udara di dataran tinggi lebih sejuk dibandingkan dengan udara di perkotaan dan juga suasana di dataran tinggi cenderung lebih tenang dibandingkan dengan suasana di perkotaan.

Pemberian pakan yang tepat juga dapat mempercepat pertumbuhan kelinci pedaging. Pakan yang cocok untuk kelinci pedaging adalah pakan konsentrat. Pakan konsentrat merupakan pakan yang terbuat dari campuran berbagai bahan seperti bekatul, bungkil kacang, bungkil kelapa, dan ampas tahu. Semua bahan ini dicampir menjadi satu dan ditambah dengan air hangat. Pakan konsentrat ini sifatnya hanya sebagai makanan tambahan dan bukan makanan pokok. Makanan pokok bagi kelinci tetaplah rumput dan juga sayuran.

Dalam memulai sebuah usaha atau bisnis, Anda harus memiliki target pasar terlebih dahulu. Target pasar ini yang akan menentukan kemana larinya produk Anda setelah panen. Target pasar harus ditentukan sebelum Anda terjun ke dalam suatu bisnis, hal ini bertujuan untuk menentukan calon konsumen secara lebih terstruktur. Penentuan target pasar ini juga akan mengurangi kebingungan Anda ketika Anda benar – benar terjun ke dalam sebuah bisnis.

Demikian informasi lengkap tentang harga kelinci pedaging saat ini. Berbisnis kelinci pedaging ternyata sangat menguntungkan jika Anda bisa menjalankan peternakan kelinci pedaging dengan baik. Semoga tulisan ini memberikan manfaat untuk Anda, sekian dan terima kasih.

Trik Rahasia Cara Beternak Kelinci Agar Hasilkan Anak Banyak Dan Menguntungkan

Trik Beternak Kelinci Hasilkan Anak Banyak - Kelinci adalah salah satu hewan yang menjadi hewan yang diternakkan di Indonesia. Keberadaan hewan ini selalu dicari, khususnya kelinci pedaging yang selalu dicari pedagang makanan dan kuliner kelinci. Tingginya permintaan dari pasar belum sebanding dengan pasokan kelinci yang berasal dari peternak. Oleh karena itu harga kuliner yang terbuat dari daging kelinci cenderung lebih mahal dibandingkan dengan kuliner yang berbahan dasar daging ayam karena pasokan daging ayam selalu melimpah setiap harinya.

Trik Rahasia Cara Beternak Kelinci Agar Hasilkan Anak Banyak Dan Menguntungkan

Kelinci sebenarnya sangat mudah untuk diternakkan, ya karena kelinci ini memliki produktivitas yang tinggi. Dalam sekali melahirkan, kelinci bisa menghasilkan 7 – 15 bayi kelinci. Apabila semua anak kelinci tersebut dapat bertahan hidup hingga dewasa, dapat dibayangkan berapa keuntungan yang bisa Anda dapatkan dengan modal yang tidak terlalu banyak.

Hanya saja merawat kelinci tidak semudah yang Anda bayangkan, oleh karena itu banyak yang pesimistis duluan sebelum memulai bisnis yang banyak keuntungan seperti peternakan kelinci seperti ini. Banyaknya anak yang dihasilkan oleh kelinci ini sangat cocok untuk peternakan yang mengembangbiakkan kelinci pedaging. Kelinci pedaging ini semakin tinggi harganya apabila daging yang terdapat di dalam tubuh kelinci semakin banyak dan berat.

Pembeli kelinci pedaging cenderung tidak memperhatikan akan penampilan kelinci secara fisik. Hal ini sangatlah memudahkan peternak dalam memelihara kelinci ternaknya. Peternak hanya perlu memberi kebutuhan makanan serta membersihkan kandang saja, tanpa perlu melakukan grooming layaknya memelihara kelinci hias yang berbulu panjang.

Jika Anda tertatik dengan bisnis peternakan kelinci, Anda haruslah mengetahui bagaimana cara untuk menghasilkan banyak anak dari satu induk kelinci. Banyaknya anak yang dapat dihasilkan oleh satu induk kelinci akan menentukan seberapa besar keuntungan Anda. Pada kesempatan ini kami akan membagikan sedikit tips tentang bagaimana cara atau trik beternak kelinci untuk menghasilkan banyak anak. Selamat membaca.

1. Pilih Indukan yang Berkualitas

Kunci dari suksesnya sebuah peternakan terletak pada kualitas indukannya. Indukan dengan kualitas baik dapat menghasilkan anak yang sehat dan kualitasnya juga baik. Anda bisa mendapatkan indukan kelinci yang baik dari peternakan kelinci yang sudah ada terlebih dahulu. Dalam membeli indukan kelinci sebaiknya dari orang yang sudah Anda kenal dan sudah dekat dengan Anda, hal ini untuk mencegah adanya praktik penipuan. Tak jarang kita jumpai pedagang kelinci yang menjual kelincinya dengan tidak jujur.

Induk yang baik untuk beternak kelinci adalah kelinci yang sudah berusia dewasa. Usia dewasa untuk ukuran kelinci rata – rata adalah ketika usianya mencapai 7 bulan. Usia 7 bulan adalah usia yang ideal untuk kelinci dikawainkan karena kelinci sudah mencapai kematangan pada organ reproduksinya. Jadi kelinci yang sudah mencapai usia 7 bulan ini siap untuk dikawinkan.

Perhatikan juga kesehatan calon indukan yang akan Anda jadikan sebagai cikal bakal peternakan Anda yaitu dengan memilih calon induk kelinci yang sehat. Ciri – cirinya adalah tubuh yang dimiliki oleh kelinci tersebut proporsional, artinya ukuran panjang tubuh kelinci seimbang dengan berat tubuh yang dimilikinya, tidak terlalu kurus dan tidak terlalu gemuk. Selain ukuran tubuh yang proporsional, ciri fisik dari kelinci yang sehat adalah tidak terdapat cacat atau luka pada tubuhnya.

2. Asal – Usul Induk Betina

Hal kedua yang perlu Anda ketahui tentang trik beternak kelinci untuk menghasilkan banyak anak adalah asal – usul dari induk betina yang akan Anda jadikan sebagai indukan di peternakan Anda. Sebaiknya Anda memilih induk betina yang sudah pernah melahirkan, hal ini untuk mencegah adanya kesalahan dalam memilih induk yang berakibat pada meruginya usaha yang baru saja Anda rintis.

Induk kelinci betina yang baik adalah induk kelinci yang pernah melahirkan dan anak yang dihasilkan pada saat kelinci tersebut jumlahnya banyak. Melihat tujuan awal dari peternakan kelinci yang akan Anda jalankan yaitu peternakan yang menghasilkan banyak anak, maka trik ini sangat wajib Anda jalani untuk bisa mencapai tujuan Anda.

3. Beli Induk Jantan di Tempat Berbeda

Anak – anak kelinci yang dihasilkan dari pasangan induk jantan dan betina yang masih sedarah biasanya memiliki kualitas yang buruk dan juga cenderung mengalami cacat secara fisik. Untuk mencegah hal ini terjadi, sebaiknya Anda beli induk jantan di tempat yang berbeda dengan tempat dimana Anda membeli induk kelinci betina.

Jika Anda membeli induk kelinci betina dan jantan di tempat yang sama, ada kemungkinan bahwa pasangan kelinci ini masih memiliki riwayat keturunan. Untuk mencegah adanya riwayat keturunan antara kelinci jantan dan kelinci betina yang akan Anda jadikan sebagai induk kelinci, sebaiknya beli induk jantan dan induk betina di tempat yang berbeda.

4. Lokasi Kandang

Tahukah Anda bahwa kelinci akan lebih produktif jika diternakkan di lingkungan yang tepat. Tingkat produktivitas kelinci akan meningkat jika dipelihara di tempat yang udaranya sejuk dan juga kebersihan lingkungannya terjaga. Di habitat aslinya, kelinci tinggal di dalam lubang atau di lingkungan hutan yang lebat sehingga lebih sejuk dan tidak panas oleh matahari.

Supaya kelinci Anda bisa menghasilkan anak yang banyak, sebaiknya Anda memelihara atau beternak kelinci di lingkungan yang masih sejuk dan tidak terpapar cahaya matahari secara berlebihan. Lokasi untuk beternak kelinci juga sebaiknya tidak tercemar. Lokasi yang tepat untuk beternak kelinci adalah di daerah pengunungan atau perbukitan yang udaranya lebih sejuk dibandingkan dengan di perkotaan.

5. Pakan yang Tepat

Setelah Anda memilih indukan yang tepat dan sehat untuk memulai peternakan Anda dan telah menyiapkan lokasi untuk memulai usaha peternakan Anda, masih ada satu hal lagi yang tidak boleh dilewatkan sama sekali. Satu hal tersebut adalah masalah pakan. Pakan yang dikonsumsi oleh kelinci akan menentukan nutrisi apa saja yang diserap oleh tubuh kelinci tersebut.

Pakan yang terbaik bagi kelinci ternak adalah rumput yang diselingi dengan pakan tambahan jenis pelet yang zat gizinya lengkap. Kelengkapan zat gizi yang terdapat di dalam pelet ini membantu kelinci betina dan kelinci jantan untuk meningkatkan produktivitasnya. Anda bisa memberikan pelet sebagai makanan tambahan bagi kelinci sebanyak 3 – 5 kali dalam sehari.

Itulah 5 trik mudah untuk bisa menghasilkan anak banyak dari induk kelinci di peternakan. Tulisan ini kami persembahkan untuk Anda yang akan memulai usaha peternakan kelinci serta pembaca pada umumnya. Semoga bermanfaat.

5 Cara Mengetahui Ciri Kelinci Yang Bagus DIjadikan Indukan Ternak

Ciri Ciri Kelinci Bagus Untuk Indukan Ternak - Indonesia adalah negara agraris dimana penduduknya sebagian besar bermatapencaharian sebagai petani atau pekebun. Masyarakat Indonesia bisa bertani di sawah, ladang, dan juga kebun. Tanaman yang ditanam juga bermacam – macam misalnya padi, jagung, cabai, tomat, kentang, dan masih banyak lagi tanaman yang dikembangkan oleh para petani di Indonesia. Tanah Indonesia yang subur menjadikan petani gembira karena tanaman menjadi mudah tumbuh dan panen yang dihasilkan memuaskan.

5 Cara Mengetahui Ciri Kelinci Yang Bagus DIjadikan Indukan Ternak Bisnis Rabbit Farm

Selain sebagai petani, orang Indonesia juga memiliki mata pencaharian lain seperti beternak. Beternak merupakan suatu usaha mengembangbiakkan dan membesarkan hewan untuk bisa mendatangkan keuntungan. Peternak biasanya memilih lokasi di pinggiran dan bukan di tengah kota. Daerah pinggiran dipilih karena memudahkan peternak dalam mencari pakan ternak serta menghindari adanya pencemaran di kota yang jelas mengganggu kenyamanan banyak orang. Pencemaran yang dimaksud adalah pencemaran udara seperti bau kotoran hewan serta pencemaran suara yang berasal dari suara hewan ternak.

Banyak sekali jenis hewan yang diternakkan di Indonesia misalnya saja ayam, sapi, kerbau, dan masih banyak lagi. Hewan – hewan tersebut diternakkan untuk memenuhi kebutuhan pasar akan komoditas bahan pangan. Ada salah satu hewan yang begitu digemari oleh orang Indonesia untuk dijadikan peliharaan maupun untuk dijadikan hewan konsumsi. Hewan yang dimaksud adalah hewan lucu berukuran kecil, kelinci.

Peternakan kelinci di Indonesia jumlahnya masih kalah dengan peternakan ayam dan juga peternakan sapi yang notabene menjadi bahan pangan kegemaran masyarakat Indonesia. Sedangkan permintaan pasar akan kelinci begitu besar. Kelinci banyak diburu oleh konsumen untuk dijadikan sebagai binatang pedaging atau bisa juga digunakan sebagai binatang hias. Peluang bisnis peternakan kelinci masih terbuka sangat lebar untuk Anda yang berminat untuk menekuni bisnis ini. Mengingat permintaan pasar semakin hari semakin besar, prospek peternakan kelinci di masa depan diprediksikan akan sagat bagus.

Pada kesempatan ini kami akan membagikan tips mengenai cara beternak kelinci, khususnya dalam pemilihan indukan yang bagus untuk diternakkan. Pemilihan indukan adalah hal yang sangat penting di dalam sebuah usaha peternakan karena dari indukanlah bibit – bibit selanjutnya akan terbentuk. Jadi Anda sangat dianjurkan untuk memilih indukan yang benar – benar bagus bagi peternakan Anda.

Langsung kita mulai saja, inilah ciri – ciri kelinci bagus untuk indukan ternak yang kami tulis khusus untuk Anda yang ingin beternak kelinci. Kelinci yang kami maksud disini merupakan kelinci umum, tidak memihak salah satu kelinci pedaging atau kelinci hias.

1. Usia Kelinci Dewasa

Hal pertama yang harus Anda perhatikan dalam memilih indukan untuk kelinci ternak adalah dengan memperhatikan usia sang calon indukan. Usia ini sangat berperan penting dalam perkembangbiakan kelinci nantinya. Pilihlah indukan baik jantan maupun betina hanya dari kelinci dewasa siap kawin. Kelinci sudah dikatakan dewasa ketika usianya mencapai 7 bulan.

Sebenarnya kedewasaan kelinci dicapai pada usia yang berbeda – beda pada setiap jenisnya. Ada beberapa jenis kelinci yang dewasa lebih cepat yaitu pada usia 5 – 6 bulan. Ada juga kelinci yang mencapai kedewasaan pada usia lebih dari 7 bulan. Namun rata – rata kelinci memasuki masa dewasa pada usia 7 bulan.

Kedewasaan pada kelinci ini menandakan organ reproduksinya telah sempurna dan dapat bekerja dengan baik. Organ reproduksi kelinci yang telah matang akan menghasilkan bayi – bayi dan anak kelinci dengan kualitas baik. Jika Anda mengawinkan kelinci yang belum dewasa, maka yang akan terjadi adalah kebalikannya, kelinci yang lahir dari induk yang organ reproduksinya belum matang sangat rentan lahir dengan cacat fisik. Hal ini akan membuat Anda merugi karena kelinci yang cacat harganya jatuh dibandingkan dengan kelinci yang normal.

2. Berat Badan Ideal

Setelah Anda pastikan bahwa calon indukan kelinci ternak memiliki usia ideal untuk dijadikan induk, sekarang Anda harus mengetahui bagaimana ciri fisik dari calon indukan yang sehat. Ciri – ciri fisik yang baik akan menggambarkan kesehatan sang calon induk kelinci. Karena untuk menghasilkan anak – anak atau keturunan kelinci yang berkualitas haruslah berasal dari induk yang sehat.

Ciri fisik atau ciri yang bisa dilihat dari kelinci yang sehat antara lain adalah memiliki bobot tubuh yang ideal. Maksud dari kata ideal yaitu bobot tubuh yang dimiliki oleh kelinci berada pada titik 4,5 – 6 kg untuk kelinci impor. Sedangkan kelinci lokal yang notabene berat tubuhnya lebih kecil memiliki bobot tubuh ideal di titik 2 – 3 kg.

3. Alat Kelamin yang Normal

Setelah Anda menimbang calon indukan untuk memastikan calon indukan memiliki bobot tubuh ideal, Anda juga harus memeriksa pada bagian alat kelamin sang calon indukan. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa calon indukan ternak berada dalam keadaan yang benar – benar sehat.

Untuk memeriksa alat kelamin kelinci, sibakkan ekor dan bulu – bulu di bawah ekor kemudian perhatikan alat kelamin yang dimiliki oleh calon induk jantan maupun betina. Pastikan alat kelamin kelinci dalam keadaan normal dan tidak cacat.

4. Sehat dan Tumbuh Sesuai Usia

Ciri calon indukan yang baik untuk ternak kelinci adalah indukan yang sehat. Calon indukan kelinci yang sehat yaitu memiliki tubuh yang proporsional, artinya panjang tubuh kelinci seimbang dengan berat tubuh kelinci. Selain badan yang proporsional, ciri kelinci yang sehat adalah kelinci yang tidak memiliki cacat pada bagian tubuh manapun.

Selain dari tubuhnya, pastikan kelinci yang akan dijadikan sebagai induk ternak juga sehat kejiwaannya. Pastikan kelinci yang akan menjadi indukan tidak sedang dalam keadaan stress dan tertekan.

Kelinci yang sehat juga tumbuh sesuai dengan usianya, artinya tidak mengalami pertumbuhan lambat maupun terlalu cepat tumbuh. Apabila ada kelinci yang tumbuh tidak sesuai dengan usianya, lebih baik jangan dijadikan sebagai indukan. Karena sifat genetik seperti ini akan menurun pada anak – anak serta keturunan yang selanjutnya.

5. Pilih Indukan yang Pernah Melahirkan

Jika Anda sudah pernah memiliki induk betina yang sudah pernah melahirkan, pilihlah induk yang menghasilkan banyak anak saat melahirkan untuk perkawinan berikutnya. Karena semakin banyak anak yang dihasilkan oleh induk kelinci akan berpengaruh bagi keuntungan atau kerugian Anda.


Induk kelinci yang melahirkan lebih banyak anak tentu saja akan menghasilkan keuntungan dalam waktu yang lebih cepat dibandingkan dengan induk kelinci yang menghasilkan sedikit anak. Anda harus menandai induk kelinci mana saja yang beranak paling banyak untuk dikawinkan pada periode perkwainan selanjutnya.

Sekian informasi lengkap tentang ciri – ciri dari kelinci yang bagus untuk indukan ternak. Semoga informasi yang kami bagikan kali ini bisa memberikan manfaat serta pengaruh yang positif untuk semua pembaca. Sampai jumpa.

Cara Mengatasi Sore hocks Luka Di Telapak Kaki Kelinci Agar Cepat Sembuh

Cara Mengatasi Sore Hocks pada Kelinci - Kelinci adalah hewan peliharaan yang banyak digemari oleh orang – orang di Indonesia. Yang menjadi daya tarik kelinci adalah bentuknya yang lucu dan juga hewan ini jinak serta mudah untuk dilatih. Kelinci ini merupakan salah satu hewan yang sangat spesial dan tidak bisa diperlakukan dengan kasar. Hanya orang sabar dan lembut yang bisa memelihara kelinci hingga pemelihara dan hewan peliharaannya terpisahkan oleh maut. Haha sedikit berlebihan.
Cara Mengatasi Sore hocks Luka Di Telapak Kaki Kelinci Agar Cepat Sembuh

Jika kelinci diperlakukan dengan kasar, kelinci akan mudah merasa tertekan, akhirnya stress dan terserang berbagai macam penyakit hingga meninggal dunia. Di habitat aslinya kelinci ini hewan yang memiliki sifat agresif dan teritorial. Artinya setiap koloni memiliki pemimpin serta wilayahnya masing – masing. Di dalam wilayah in tidak boleh ada kelinci lain yang masuk. Jika ada kelinci lain yang masuk ke dalam wilayahnya maka kelinci tersebut akan langsung dibantai. Kelinci amat senang dengan kebebasan sehingga tidak senang apabila ia dikekang.

Sebagai pemilik binatang peliharaan, Anda harus memahami bagimana cara penanganan dan perawatan binatang peliharaan Anda, dalam hal ini adalah kelinci. Banyak hal yang harus Anda ketahui dan Anda pahami tentang kelinci mulai dari pakan yang tepat, perawatan bulu, hingga panyakit serta gangguan yang mungkin saja bisa diderita oleh kelinci Anda.

Di artikel yang satu ini kami akan membahas tentang salah satu kelainan atau gangguan kesehatan pada kelinci. Nama gangguannya adalah sore hocks. Penasaran apa itu sore hocks? Kalau penasaran, baca artikel kami ini sampai habis ya, jangan lewatkan satupun kalimat yang ada di dalam artikel ini karena akan sangat berarti untuk Anda.

Sore hocks adalah gangguan dimana bulu pada telapak kaki kelinci mengalami kerontokan, bulu itu semakin tipis, lama kelamaan telapak kaki kelinci yang terkena sore hocks akan timbul kerak berwarna putih. Keadaan ini bisa menimpa kelinci jenis apapun. Salah satu jenis kelinci yang sangat rawan dan cukup sering mengalami sore hocks adalah kelinci jenis mini rex.

Keadaan seperti sore hock ini tidak terjadi begitu saja, pasti ada penyebabnya mengapa hal ini bisa terjadi. Menurut penelitian yang telah dilakukan oleh para ilmuwan menyebutkan bahwa sore hocks pada kelinci bisa disebabkan oleh kasarnya permukaan yang diinjak oleh kelinci. Diinjak disini bukan hanya diinjak selama satu menit atau dua menit melainkan durasi yang lebih panjang hingga berminggu bahkan berbulan – bulan.

Sore hocks ini lebih sering terjadi pada kelinci yang ditempatkan di tempat yang kurang tepat misalnya di kandang berjeruji besi atau kawat. Jeruji besi atau kawat pada kandang kelinci bukan tempat yang nyaman untuk kaki kelinci berpijak. Kaki kelinci sangatlah lebut dan didesain untuk berjalan di permukaan tanah, bukan di atas tempat yang keras seperti kandang berjeruji besi atau lantai keramik.

Ternyata sore hocks pada kelinci juga bisa terjadi bukan hanya disebabkan oleh kakinya terlalu sering menginjak permukaan keras. Ada juga penyebab lain mengapa kelinci mengalami sore hocks, pertama adalah obesitas. Obesitas merupakan kelebihan berat badan yang terjadi pada kelinci. Kelebihan berat badan ini membuat kaki kelinci menahan beban yang lebih berat, sehingga terjadinya sore hocks pada kelinci.

Penyebab lain terjadinya sore hocks yang kedua adalah kaki kelinci terlalu sering terkena kotoran kelinci yang berupa air kencing. Saat kelinci kencing, biasanya urin kelinci akan berceceran. Nah, urin ini bisa menempel pada bulu – bulu di kaki kelinci. Jika terlalu lama dibiarkan, urin kelinci ini bisa membuat bulu di kaki kelinci menjadi rontok sehingga terjadilah sore hocks.

Jika Anda memiliki kelinci dan kelinci Anda mengalami sore hocks, Anda tidak perlu khawatir karena kami di sini sudah menyiapkan penjelasan tentang bagaimana cara mengatasi sore hocks jika sudah terjadi pada kelinci Anda.

1. Pindahkan Kelinci

Hal pertama yang harus Anda lakukan setelah Anda mengetahui kelinci Anda terkena sore hocks adalah memindahkan kelinci ke tempat yang empuk. Hal ini bertujuan supaya kaki kelinci yang sudah terkena sore hocks tidak menjadi semakin parah. Anda bisa menggunakan alas berupa keset yang empuk atau handuk tebal untuk menghindari kontak langsung antara kaki kelinci dengan lantai atau kaki kelinci dengan jeruji di dasar kandang.

Jangan biarkan kelinci Anda lepas lagi bermain – main di lantai keramik atau lantai marmer. Karena kaki kelinci ini memang dirancang bukan untuk berpijak di permukaan keras seperti lantai keramik dan marmer. Kaki kelinci dirancang untuk berpijak di permukaan tanah atau rumput.

2. Beri Obat Luka

Setelah Anda memindahkan kelinci Anda ke tempat yang memiliki permukaan yang empuk, sekarang saatnya melakukan langkah selanjutnya yaitu memberikan pengobatan kepada kelinci yang terkena sore hocks. Pengobatan ini diberikan kepada kelinci yang mengalami sore hocks tahap awal. Artinya sore hocks yang dialami oleh kelinci ini tidak begitu parah, masih berupa bulu rontok saja dan kerak putihnya belum muncul, atau sudah muncul tapi masih sedikit.

Mengobati sore hocks pada kelinci ini sangatlah sederhana, yaitu dengan memberikan obat luka pada area yang terkena sore hocks. Salah satu obat luka yang bisa digunakan untuk mengobati sore hocks pada kelinci adalah betadine. Teteskan obat luka pada pagi dan malam hari secara teratur. Lakukan pengobatan ini hingga sore hocks kelinci Anda menunjukkan tanda – tanda kesembuhan.

Lamanya pengobatan pada tiap kelinci berbeda – beda tergantung dari seberapa parah sore hocks yang terjadi pada kelinci tersebut. Semakin parah sore hocks yang diderita kelinci Anda maka akan semakin lama pula penyembuhannya. Tetap bersabar dan telaten dalam memberikan obat pada kelinci yang menderita sore hocks.

3. Bawa ke Dokter

Jika sore hocks yang dialami oleh kelinci Anda sudah parah dan tidak mungkin Anda obati sendiri, lebih baik bawa kelinci Anda ke dokter hewan untuk mendapatkan penanganan. Dokter hewan akan memberikan obat yang tepat untuk kelinci Anda.

Demikianlah informasi lengkap mengenai sore hocks yang terjadi pada kelinci. Semoga informasi yang kami beikan kali ini bisa memberikan pengetahuan baru serta manfaat yang positif untuk kita semua. Sekian.

Daftar Harga dan Perawatan Kelinci Australia Yang Baik Dan Benar

Daftar Harga dan Perawatan Kelinci Australia - Memiliki hewan peliharaan sangat penting bagi sebagian besar orang. Peran hewan peliharaan di dalam rumah ini tidak dapat tergantikan oleh hal lainnya. Peranan dari hewan peliharaan diantaranya adalah sebagai teman di kala seseorang tinggal sendirian di dalam rumah. Kehadiran hewan peliharaan di dalam rumah ini bisa sedikit mengobati kesepian yang dirasakan seseorang yang tinggal sendirian di dalam rumah. Selain sebagai teman, adanya hewan peliharaan di dalam rumah bisa menjadi penghibur di kala Anda penat menjalani seluruh aktivitas Anda seharian.

Australian dutch rebbit - Daftar Harga dan Perawatan Kelinci Australia Yang Baik Dan Benar

Banyak sekali pilihan hewan peliharaan yang bisa Anda jadikan sebagai teman Anda. Hewan peliharaan yang populer di Indonesia diantaranya kucing, anjing, burung, kelinci, dan masih banyak lagi. Selain hewan peliharaan populer yang telah kami sebutkan, beberapa orang yang lebih ekstrim memilih reptil sebagai hewan peliharaannya, sebut saja hewan berbisa seperti ular. Dari sekian banyak pilihan mengenai hewan peliharaan, pada kesempatan ini kami akan membahas tentang hewan peliharaan yang tidak asing bagi Anda yaitu kelinci.

Kelinci adalah hewan peliharaan yang banyak dicari dan diburu oleh sebagian besar orang. Kelinci ini memiliki daya tarik tersendiri untuk dijadikan hewan peliharaan. Bentuk tubuhnya yang menggemaskan menjadi daya tarik utama pada bagi para pecinta kelinci untuk memerlihara hewan yang satu ini. Selain dari segi penampilan, keramahan kelinci terhadap manusia juga menjadi daya tarik berikutnya mengapa orang – orang lebih suka memelihara kelinci sebagai binatang peliharaan dibandingkan dengan hewan yang lainnya.

Salah satu jenis kelinci hias yang menjadi favorit orang di Indonesia adalah jenis kelinci Australia. Kelinci jenis yang satu ini diberi nama kelinci Australia karena berasal dari Australia alias negeri kanguru. Kelinci yang berasal dari Australia ini memiliki banyak keunggulan dibandingkan dengan kelinci lokal. Keunggulan – keunggulan yang dimiliki oleh kelinci Australia diantaranya adalah memiliki daya tahan tubuh yang kuat, artinya kelinci Australia tidak mudah terserang dan juga tertular pemyakit karena daya tahan tubuhnya mampu melawan bakteri atau virus yang akan menginfeksi tubuh kelinci dengan baik.

Daya tahan tubuh yang dimiliki oleh kelinci Australia ini sangat baik, jadi Anda tidak perlu khawatir bahwa kelinci Australia yang Anda miliki bisa terserang atau tertular penyakit dari kelinci yang lainnya. Namun bukan berarti Anda bisa membiarkan kelinci Anda begitu saja tanpa memperhatikan kesehatannya. Jika Anda memiliki kelinci yang belum dewasa atau masih anakan, sebaiknya bawa kelinci tersebut ke dokter hewan untuk mendapatkan vaksin. Vaksinasi bermanfaat untuk mencegah kemungkinan kelinci akan tertular penyakit berbahaya.

Keunggulan kedua yang dimiki oleh kelinci Australia yaitu keunikan yang hanya dimiliki oleh kelinci jenis kelinci yang lainnya. Jika dilihat dari ciri fisiknya, kelinci Australia memiliki bentuk tubuh yang lebih indah dibandingkan dengan kelinci lokal Indonesia. Kelinci Australia ini bisa dijadikan sebagai hewan hias maupun hewan pedaging. Karena kelinci Australia juga memiliki banyak daging di dalam tubuhnya selain badannya yang indah.

Daftar Harga Kelinci Australia Yang Baik Dan Benar

Berkat keunggulan alias kelebihan yang dimiliki oleh kelinci Australia, tidak heran jika kelinci asal negeri kanguru ini dibandrol dengan harga mahal. Rata – rata harga sepasang kelinci Australia dewasa bervariasi, harga termurahnya adalah Rp 700.000 dan harga termahalnya bisa mencapai Rp 2.000.000 bahkan lebih. Mahal tidaknya harga kelinci Australia ditentukan oleh kualitas yang dimilikinya serta keunikan yang melekat pada tubuh kelinci Australia tersebut.

Harga kelinci Australia ini memang tergolong mahal bagi Anda yang memiliki budget pas – pasan. Namun untuk memuaskan hobi, apa salahnya Anda membeli kelinci Australia dengan harga mahal. Toh yang akan Anda dapatkan sebanding dengan uang yang Anda keluarkan. Karena kelinci Australia ini adalah kelinci yang indah untuk dipandang dan memiliki keunikan yang hanya terdapat pada kelinci Australia.

Panduan Perawatan Kelinci Australia Yang Baik Dan Benar

Kelinci Australia memiliki harga yang tinggi di pasaran dan peminatnya juga tidak pernah surut, oleh karena itu beternak kelinci Australia bisa Anda jadikan sebagai usaha atau bisnis yang sangat menguntungkan. Namun Anda juga harus mengetahui bagaimana cara dan perawatan kelinci Australia yang baik dan benar. Dan kami disini dengan senang hati akan memberikan tips perawatan kelinci Australia, khususnya kelinci Australia yang diternakkan.

1. Pakan


Hal pertama yang paling penting adalah pemberian pakan pada kelinci Australia. Pakan merupakan salah satu faktor utama yang mendukung kelangsungan bagi makhluk hidup termasuk di manis kelinci Australia yang satu ini. Untuk pemberian pakan kepada kelinci Australia sebenarnya mudah dan pakannya pun sama dengan kelinci jenis yang lain.

Pakan utama yang dibutuhkan oleh kelinci Australia adalah tumbuhan karena kelinci adalah hewan herbivora. Pakan terbaik bagi seekor kelinci adalah rumput karena di habitat aslinya kelinci memiliki makanan utama berupa rumput pemberian pakan utama berupa rumput ini juga sebaiknya diselingi dengan pakan padat seperti pelet untuk menambah nutrisi yang dibutuhkan oleh kelinci Australia namun tidak terdapat di dalam rumput.

Beberapa jenis sayuran memang bisa menggantikan rumput sebagai pakan utama kelinci, namun Anda harus lebih jeli dalam memberikan sayuran kepada kelinci Australia. Ada dua jenis sayuran yang sangat umum dijadikan pakan kelinci yaitu kangkung dan kubis, namun kedua sayuran ini membawa pengaruh yang buruk bagi kelinci khususnya pada organ pencernaannya. Kankung dan kubis atau kol mengandung banyak gas yang bisa membuat perut kelinci menjadi kembung.

2. Kebersihan Kandang

Hal kedua dalam perawatan kelinci Australia adalah kebersihan kandang. Kandang adalah tempat dimana kelinci asutralia tinggal dan menghabiskan waktu di dalamnya. Menjaga kebersihan kandang wajib hukumnya bagi Anda yang memelihara kelinci Australia, sebenarnya kewajiban ini juga harus Anda jalani bila Anda memelihara hewan apapun. Karena kebersihan inilah yang akan menentukan kesehatan kelinci peliharaan Anda.

Kandang kelinci biasanya kotor oleh sisa – sisa rumput yang tidak habis dimakan oleh kelinci. Penyebab kotornya kandang kelinci yang lain adalah adanya kotoran seperti feces dan air kencing yang ditinggalkan oleh kelinci. Waktu yang tepat untuk membersihkan kandang kelinci adalah pada pagi dan sore hari. Atau Anda juga bisa membersihkan kandang kelinci Australia begitu kandangnya terlihat kotor.

Demikianlah artikel yang dapat kami tuliskan kali ini mengenai daftar harga serta perawatan kelinci Australia. Semoga tulisan ini bisa menjadi inspirasi untuk Anda serta memberikan manfaat yang baik untuk semua pembaca. Sekian dan terima kasih.